Jakarta, IDN Times - Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel mengecam penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dalam operasi Amerika Serikat (AS). Ia bersama rakyat Kuba melakukan aksi solidaritas untuk menolak operasi militer AS di Venezuela.
“Kuba mengecam aksi ini dan menganggap ini sebuah aksi terorisme. Ini adalah sebuah pelanggaran norma hukum internasional karena melancarkan agresi terhadap negara damai yang tidak mengancam AS,” terangnya, dikutip dari France24, Minggu (4/1/2026).
Sementara itu, Kuba menjadi salah satu sekutu politik dan ekonomi terdekat Venezuela di Amerika Latin. Selain Kuba, pemerintahan Maduro juga memiliki kedekatan dengan Nikaragua.
