Jakarta, IDN Times - Duta Besar Kuba di PBB, Ernesto Soberon Guzman menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menggantikan Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel. Penggantian pemimpin itu sebagai syarat dari perbaikan relasi AS-Kuba.
“Jika seseorang berniat menginvasi Kuba atau jika seseorang mencoba melancarkan serangan ke Kuba, mereka akan seluruh rakyat Kuba untuk mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, tanpa melihat seberapa besar biayanya,” tuturnya, dikutip dari The Latin Times, Minggu (22/3/2026).
Sebelumnya, Diaz-Canel sudah mengumumkan bahwa Kuba sudah mengadakan negosiasi tahap awal dengan AS. Dialog ini untuk mengatasi krisis energi di negara Karibia itu akibat blokade AS.
