Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba, Bruno Rodriguez Parilla mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) sudah melakukan genosida di negaranya. Namun, ia memastikan Havana mau bernegosiasi dengan Washington.
“Blokade ini dilandasi motif politik dan kecurangan untuk mengelabui warga Amerika dan warga asing dalam mendukung perlawanan militer AS terhadap Kuba untuk mengubah rezim,” terangnya, dilansir EFE, Rabu (27/5/2026).
Beberapa bulan terakhir, AS sudah memberlakukan blokade energi ke Kuba. Alhasil negara Karibia itu terdampak krisis energi terburuk dan menghadapi sejumlah pemadaman listrik.
