Jakarta, IDN Times - Lebanon menuduh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memimpin operasi milisi Hizbullah di wilayahnya. Sebab, salah satu anggota IRGC diduga telah menyusup ke Lebanon untuk mengontrol semua aktivitas Hizbullah, termasuk untuk membantu Iran menyerang Israel.
“Itu adalah (Korps) Garda Revolusi (Iran), yang hadir dan, sayangnya, mengelola operasi militer di Lebanon. Orang-orang ini (anggota IRGC) telah memalsukan paspor dan memasuki negara ini secara ilegal,” kata Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, saat diwawancara oleh media Lebanon, Al Hadath, pada Minggu (22/3/2026), seperti dikutip The Strait Times.
