Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ledakan Terjadi di Fasilitas Gas PDVSA Venezuela, Enam Pekerja Terluka
Bendera Venezuela (pixabay.com/DavidRockDesign)
  • Ledakan di fasilitas gas PDVSA di Danau Maracaibo melukai enam pekerja dan memicu kebakaran, namun api berhasil dikendalikan tanpa mengganggu operasi minyak dan gas.
  • PDVSA segera mengevakuasi korban, memberikan perawatan medis, serta membentuk tim teknis khusus untuk menyelidiki penyebab insiden secara terbuka.
  • Kondisi infrastruktur tua akibat minimnya investasi dan sanksi AS diduga menjadi pemicu ledakan, meski produksi perusahaan tetap berjalan normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan terjadi di fasilitas pemrosesan gas milik perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, di Blok 5 Danau Maracaibo, Negara Bagian Zulia, pada Jumat pagi (15/5/2026). Peristiwa tersebut memicu kebakaran dan mengakibatkan enam orang pekerja di lokasi kejadian mengalami luka-luka.

Merespons insiden tersebut, pihak PDVSA segera mengerahkan tim darurat ke lokasi untuk memadamkan api dan mengevakuasi para pekerja. Perusahaan memastikan bahwa situasi telah terkendali dan insiden ini tidak berdampak pada jadwal kegiatan operasional minyak serta gas di wilayah barat Venezuela.

1. Regu pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikirim ke lokasi kejadian

ilustrasi ledakan (pexels..com/Edu Raw)

Tidak lama setelah ledakan, regu pemadam kebakaran dan tim penyelamat langsung dikirim ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berhasil dilakukan dengan cepat sehingga api tidak menyebar ke area fasilitas lainnya.

"Kami langsung menjalankan protokol untuk mengendalikan keadaan, mengevakuasi pekerja ke tempat aman, dan mengamankan operasi di fasilitas danau ini," kata perwakilan PDVSA, dilansir The Peninsula Qatar.

Dari enam pekerja yang menjadi korban, dua di antaranya mengalami luka bakar dan terpaksa melompat ke danau untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Sementara itu, empat pekerja lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban langsung mendapat pertolongan pertama dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat di Kota Maracaibo.

2. PDVSA bentuk tim investigasi khusus

ilustrasi ledakan (unsplash.com/Jeff Kingma)

Saat ini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kondisi para korban. Di lokasi kejadian, petugas setempat masih melakukan pemeriksaan dan mengamankan area sekitar fasilitas.

Untuk menindaklanjuti peristiwa ini, PDVSA mengumumkan telah membentuk sebuah tim teknis khusus. Proses penyelidikan dipastikan akan berjalan secara terbuka untuk mengetahui akar masalah dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

"Sebuah komite teknis akan menyelidiki penyebab kejadian ini," kata perwakilan PDVSA.

3. Kondisi infrastruktur yang sudah tua diduga jadi penyebab ledakan

ilustrasi ledakan bom (pexels.com/Edu Raw)

Salah satu faktor utama yang diperkirakan menjadi penyebab ledakan adalah kondisi fasilitas minyak dan gas Venezuela yang sudah tua. Kurangnya investasi asing dan adanya sanksi dari Amerika Serikat selama bertahun-tahun telah menghambat pemeliharaan serta perbaikan infrastruktur penting tersebut, sehingga rentan mengalami masalah teknis.

Walaupun sempat terjadi ledakan dan kebakaran yang merusak sebagian fasilitas, PDVSA memastikan bahwa kegiatan produksi perusahaan tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti.

"Kejadian ini tidak mengganggu kelancaran kegiatan operasi minyak dan gas di wilayah barat," kata perwakilan PDVSA.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team