Jakarta, IDN Times - Otoritas keamanan Libya berhasil membebaskan lebih dari 200 migran dari penjara rahasia di Kota Kufra, pada Minggu (18/1/2026). Migran-migran tersebut ditahan dalam kondisi tidak manusiawi, menurut keterangan dua sumber keamanan.
Penjara bawah tanah tersebut ditemukan setelah pihak berwenang melakukan razia. Fasilitas tersebut diduga dioperasikan oleh kelompok penyelundup manusia asal Libya.