ilustrasi orang bermain ski (pexels.com/pixabay)
Operasi penyelamatan berskala besar langsung digelar, setelah Kantor Sheriff Nevada menerima panggilan darurat pada pukul 11.30 waktu setempat. Sebanyak 46 personel gabungan segera dikerahkan menuju lokasi kejadian, menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan tingginya ancaman longsoran susulan. Angin kencang serta hujan salju yang lebat membuat helikopter tidak dapat beroperasi, sehingga seluruh pergerakan tim harus dilakukan melalui jalur darat yang sangat berbahaya.
Di lokasi tersebut, enam pemain ski berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, meski menderita luka dan hipotermia. Sembari menunggu bantuan, mereka bertahan hidup dengan mendirikan tenda darurat dari terpal, untuk berlindung dari angin dan suhu beku. Terkait proses evakuasi ini, Kapten Russell Greene menegaskan bahwa tim penyelamat harus melakukan pendekatan yang sangat teknis demi keamanan bersama.
"Ini akan menjadi proses yang lambat dan melelahkan karena mereka juga harus sangat berhati-hati mengakses area tersebut, karena fakta bahwa bahaya longsor masih sangat tinggi," ujarnya, dilansir Arab News.
Setelah enam jam menyusuri medan berat, tim penyelamat akhirnya menjangkau para korban menjelang matahari terbenam. Dua dari enam penyintas langsung dilarikan ke rumah sakit di wilayah Truckee, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pilunya, para penyintas tersebut dilaporkan sempat menemukan tiga rekan mereka yang sudah tidak bernyawa, sesaat sebelum tim evakuasi tiba.
Mengingat cuaca yang masih ekstrem hingga Rabu (18/2/2026), Sheriff Shannan Moon secara resmi mengubah status pencarian bagi sembilan korban yang masih hilang.
"Misi kami telah beralih dari penyelamatan menjadi pemulihan," tuturnya di hadapan media.
Merespons tragedi ini, Gubernur California, Gavin Newsom, telah menginstruksikan pengerahan seluruh sumber daya negara bagian, guna mendukung penuh proses pemulihan dan memastikan keamanan tim di lapangan.