Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia periode 2009–2014, Marty Natalegawa, menyampaikan pandangannya mengenai keikutsertaan Indonesia dalam inisiatif Board of Peace (BoP). Menurutnya, keputusan tersebut perlu dilihat secara hati-hati karena terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam struktur organisasi tersebut.
Marty menegaskan pandangannya disampaikan sebagai pendapat pribadi, bukan sebagai pejabat pemerintah. Ia juga mengatakan tidak ingin memberikan jawaban bersifat hipotetis terkait kebijakan yang diambil pemerintah saat ini.
“Pertama, saya tidak melakukan atau menekuni hypothetical answer. Saya bukan Menteri Luar Negeri,” ujar Marty dalam wawancara dalam program Real Talk with Uni Lubis di IDN Times, Rabu (11/3/2026).
Meski demikian, ia mengaku tidak akan menyarankan Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace apabila diminta memberikan pandangan pribadi. “Tapi iya atau bukan, kalau saya sebagai Marty Natalegawa, saya tidak akan menyarankan bergabung dengan Board of Peace,” katanya.
