Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang mengerahkan kapal serbu amfibi modern USS Tripoli (LHA-7) yang membawa ribuan pasukan Marinir AS yang terbagi di sejumlah kapal perang lainnya yang menjadi bagian gugus tempur USS Tripoli untuk menuju ke Timur Tengah.
Sebagaimana dilansir kantor berita Jepang NHK World Japan, Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat (13/3/2026), Departemen Pertahanan AS mengerahkan Marinir dan kapal perang tambahan ke Timur Tengah karena militer Iran meningkatkan serangan di Selat Hormuz. Disebutkan bahwa Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, telah menyetujui permintaan dari Komando Pusat AS wilayah Timur Tengah.
Hal tersebut menandai sebuah eskalasi baru terhadap konflik militer besar yang tengah terjadi antara Israel dan AS dengan Iran yang telah memasuki pekan kedua, terlebih pada hari Sabtu lalu (15/3/2026), melalui media sosialnya Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa militer AS telah melakukan pengeboman terdahsyat dalam sejarah Timur Tengah terhadap target militer di Pulau Kharg, yang terdapat fasilitas kilang minyak terpenting Iran untuk ekspor minyaknya.
