Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menlu Sugiono: Yordania Dukung Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza
Menteri Luar Negeri Sugiono ketika memberikan penjelasan usai KTT Board of Peace (BoP) di Washington DC. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
  • Menlu Sugiono menyampaikan bahwa Yordania mendukung penuh rencana Indonesia mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, usai pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Abdullah II di Amman.
  • Pertemuan bilateral juga membahas kerja sama teknis militer, termasuk kesepakatan saling membantu dan tindak lanjut dari progres yang telah dibicarakan sebelumnya antara kedua negara.
  • Dukungan ini memperkuat hubungan strategis Indonesia-Yordania dalam bidang diplomasi dan keamanan, sekaligus menegaskan komitmen bersama menjaga stabilitas di Gaza dan Tepi Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menuturkan Yordania berkomitmen mendukung rencana Indonesia untuk mengirimkan pasukan dalam misi penjaga perdamaian di Gaza, Palestina. Pernyataan itu disampaikan usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Raja Abdullah II di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2/2026) sore waktu setempat.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Yordania, di tengah perhatian internasional terhadap situasi keamanan dan kemanusiaan di Gaza.

Menurut Sugiono, dukungan Yordania ditegaskan secara langsung dalam pembicaraan bilateral kedua pemimpin negara.

1. Dukungan untuk misi perdamaian

Ilustrasi pasukan perdamaian PBB (X/Lacroix_UN)

Sugiono menjelaskan, dukungan Yordania menjadi salah satu elemen penting dalam rencana kontribusi Indonesia terhadap upaya menjaga stabilitas di Gaza. Menurutnya, komitmen tersebut menunjukkan kesiapan Yordania untuk membantu Indonesia ketika pengiriman pasukan direalisasikan.

"Intinya adalah Yordania juga siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kami mengirimkan pasukan," ucap Sugiono.

Langkah ini memperlihatkan adanya koordinasi antara kedua negara dalam merespons dinamika keamanan di Palestina, khususnya di Gaza dan Tepi Barat.

2. Bahas kerja sama teknis militer

Raja Abdullah II ibn Al Hussein mengantar langsung Presiden Prabowo menuju Bandar Udara Militer Marka, Amman, pada Rabu (25/2/2026) dok. Sekretariat Presiden)

Selain membahas dukungan terhadap pengiriman pasukan, pertemuan bilateral Indonesia-Yordania juga mencakup sejumlah hal teknis di bidang militer. Sugiono menyebut terdapat kesepakatan untuk saling membantu sesuai kebutuhan masing-masing pihak.

"Ada beberapa progres yang berjalan dan akan ada follow-up di beberapa hal yang masih dibutuhkan untuk ditindaklanjuti," kata Sugiono.

Pembahasan tersebut, dilanjutkan Sugiono, sekaligus menjadi tindak lanjut dari sejumlah kerja sama yang sebelumnya telah dibicarakan saat kunjungan Raja Yordania ke Jakarta.

3. Perkuat kerja sama strategis

Presiden Prabowo Subianto disambut Raja Abdullah II ibn Al Hussein pada Rabu (25/2/2026) (dok. BPMI Sekretariat Presiden)

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Yordania, baik dalam bidang militer maupun diplomasi. Pertemuan tingkat tinggi di Amman itu juga menunjukkan adanya koordinasi yang lebih erat antara kedua negara dalam menghadapi tantangan keamanan dan stabilitas di Gaza maupun Tepi Barat.

Dengan adanya dukungan dari Yordania, Indonesia menegaskan kesiapan untuk berperan dalam misi perdamaian, sembari terus menjalin komunikasi dan kerja sama bilateral yang telah terbangun sebelumnya.

Sugiono memastikan, sejumlah poin kerja sama masih akan ditindaklanjuti dalam waktu mendatang, seiring dengan perkembangan situasi di kawasan.

Editorial Team