Jakarta, IDN Times - Kantor Koordinator Pusat untuk Evakuasi, pada Jumat (2/1/2026), menginstruksikan kewajiban evakuasi lebih dari 3 ribu anak-anak bersama dengan keluarganya. Evakuasi dilakukan di area dekat garis depan di Zaporizhzhia dan Dnipropetrovsk.
“Di Zaporizhzhia, terdapat 651 anak yang harus dievakuasi dari dua desa. Sedangkan di Dnipropetrovsk mencapai 2.463 anak yang harus dievakuasi dari 40 permukiman di lima desa,” terang Menteri Komunitas dan Pembangunan Teritorial, Oleksii Kuleba, dikutip dari United24.
Sebelumnya, Kiev menyebut beberapa anak Ukraina dikirim oleh Rusia ke kamp perang di Korea Utara. Moskow disebut sengaja menyebarkan propaganda kepada anak-anak Ukraina.
