Jakarta, IDN Times - Presiden Moldova, Maia Sandu, mengungkapkan bahwa Rusia berusaha merekrut tentara dari Transnistria. Langkah terlihat dari proses penyederhanaan status kewarganegaraan Rusia kepada warga Transnistria.
“Mereka (Rusia) kemungkinan membutuhkan lebih banyak orang untuk dikirim ke medan perang di Ukraina. Sejak awal, banyak warga yang mengambil kewarganegaraan Moldova karena merasa aman dibanding memilih Rusia,” terangnya, dikutip dari Politico, Senin (18/5/2026).
Transnistria adalah wilayah pecahan Moldova yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Hingga kini, terdapat ribuan personel militer Rusia yang ditempatkan di Transnistria untuk menjaga perdamaian.
