“Rusia sedang mempertimbangkan rencana operasi ke selatan dan utara wilayah Belarus baik terhadap wilayah Chernihiv-Kyiv di Ukraina atau terhadap salah satu negara NATO langsung dari wilayah Belarus,” kata Zelensky di Telegram setelah bertemu dengan pejabat militer dan intelijen Ukraina pada Jumat (15/5/2026), seperti dilansir The Strait Times.
Zelenskyy: Rusia Mau Serang Negara NATO via Belarus

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia berencana menyerang negara anggota NATO melalui wilayah Belarus setelah pertemuan dengan pejabat militer dan intelijen Ukraina.
- Zelenskyy menyebut Belarus telah menyetujui kerja sama dengan Rusia untuk melancarkan serangan, sehingga Ukraina terus memantau aktivitas militer kedua negara tersebut.
- Belarus yang berbatasan langsung dengan Polandia, Latvia, dan Lithuania dinilai strategis bagi Rusia, sementara hubungan eratnya dengan Moskow membuat Zelenskyy semakin waspada terhadap potensi eskalasi.
1. Zelenskyy menyebut Belarus setuju membantu Rusia menyerang negara NATO

Dalam pernyataannya, Zelenskyy menyebut Belarus sudah setuju membantu Rusia menyerang negara NATO. Kesepakatan itu diraih usai Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, bertemu dengan delegasi Rusia beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, Zelenskyy mengatakan pihaknya akan terus memantau gerak-gerik pasukan Rusia dan Belarusia. Sebab, Zelenskyy tidak ingin negara NATO yang menjadi sekutu Ukraina ikut diserang Rusia.
“Kami terus mendokumentasikan upaya Rusia untuk menyeret Belarus lebih dalam ke dalam perang melawan Ukraina,” tegas Zelenskyy.
2. Belarus berbatasan langsung dengan negara-negara NATO

Secara geografis, Belarus merupakan negara yang berbatasan langsung dengan negara-negara NATO, seperti Polandia, Latvia, dan Lithuania. Di sebelah barat, Belarus berbatasan langsung dengan Polandia, sedangkan di sebelah utara berbatasan langsung dengan Latvia dan Lithuania.
Letak strategis inilah yang membuat Rusia menjadikan Belarus sebagai wilayah pilihan untuk menyerang negara NATO. Sebab, lewat Belarus, Rusia bisa menyerang banyak negara NATO sekaligus.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari Pemerintah Belarus terkait rencana Rusia menyerang negara NATO lewat wilayahnya. Presiden Lukashenko juga belum mengklarifikasi apa yang sudah diklaim oleh Zelenskyy.
3. Belarus sudah lama menjadi sekutu Rusia

Belarus sendiri sudah lama menjadi sekutu setia Rusia. Sejak 2022, mereka sudah mengizinkan wilayahnya dipakai Rusia untuk menyerang Ukraina. Namun, Belarus hanya terlibat di belakang layar saja. Mereka tidak pernah terlibat secara fisik membantu Rusia menginvasi Ukraina.
Oleh karena itu, Zelenskyy juga selalu waspada dengan Belarus. Sebab, ia menilai Belarus bakal terlibat lebih dalam untuk membantu Rusia menyerang Ukraina dan negara sekutunya.
“Ukraina pasti akan membela diri dan rakyatnya jika Alexander Lukashenko membuat keputusan yang salah dan memutuskan untuk mendukung niat Rusia ini juga,” kata Zelenskyy pada April lalu.


















