Ilustrasi bendera Prancis. (unsplash.com/Rafael Garcin)
Pemerintah Prancis memobilisasi bantuan untuk sekitar 400 ribu warganya yang tersebar di belasan negara terdampak. Jumlah tersebut mencakup 64 ribu warga di Uni Emirat Arab serta 9.200 warga di Qatar. Total warga tersebut juga meliputi ekspatriat jangka panjang, warga negara ganda, pelancong bisnis, hingga turis.
Kementerian Luar Negeri Prancis telah menyiagakan 15 pos diplomatik untuk memberikan pembaruan keamanan dan evakuasi lokal. Mereka juga membuka saluran siaga krisis yang telah menerima hampir 5 ribu panggilan telepon. Kedutaan besar Prancis di Baghdad bahkan menyarankan warganya di Kurdistan Irak untuk keluar melalui Turki.
Sementara itu, Jerman berencana mengirimkan pesawat sewaan menuju Arab Saudi dan Oman untuk mengevakuasi ribuan wisatawan. Tim krisis Jerman juga telah dikirim ke Muscat, Doha, dan Dubai untuk mencari jalur evakuasi darat. Sekitar 5 ribu penumpang asal Jerman kini masih terjebak di dua kapal pesiar TUI di UEA dan Qatar.
“Keselamatan warga negara kami adalah prioritas utama kami,” ujar Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul pada Senin (2/3/2026), dilansir The Straits Times.