Seluruh Penumpang di Doha Dievakuasi ke Luar Bandara

- Penerbangan Qatar Airways rute Jakarta–Barcelona harus kembali ke Doha setelah satu jam terbang karena situasi darurat di wilayah udara.
- Seluruh penumpang, termasuk Direktur Telkom Veranita Yosephine Sinaga, dievakuasi keluar dari Bandara Internasional Hamad pada Minggu pagi waktu setempat.
- Para penumpang sementara ditempatkan di Hotel Pullman di luar bandara sambil menunggu pembukaan kembali wilayah udara Doha.
Jakarta, IDN Times - Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine Sinaga menjadi salah satu penumpang maskapai Qatar Airways rute Jakarta menuju Barcelona yang saat ini tertahan di Bandara Internasional Hamad, Doha pada Minggu (1/3/2026).
Penerbangan QR 145 yang ia tumpangi pada Sabtu (28/2) dini hari sempat mendarat untuk melakukan transit selama tiga jam di Bandara Internasional Hamad, Doha. Selanjutnya, ia kembali terbang dari Doha menuju Barcelona.
“Sudah terbang sebenarnya, jadi satu jam di penerbangan menuju Barcelona, pesawatnya diinstruksikan untuk putar balik,” kata Vera saat berada di Bandara Doha kepada IDN Times.
Ia pun kini masih berada di Doha menunggu wilayah udara atau airspace dibuka. Namun, pada pukul 07.31 waktu Doha, seluruh penumpang dievakuasi ke luar bandara.
“Sekarang kita harus evakuasi ke luar airport. Nampaknya karena airport Dubai ada serangan,” ujarnya.
Vera dan beberapa penumpang lainnya kini dievakuasi ke salah satu hotel di luar bandara.
“Hotel Pullman di luar bandara,” ujarnya.


















