Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberi kecaman keras kepada anggota pasukan militer Israel (IDF) yang merusak patung Yesus di Lebanon selatan. Ia juga meminta maaf kepada seluruh umat Kristen di Lebanon dan di seluruh dunia atas tindakan tersebut.
Netanyahu berjanji akan memberikan hukuman berat kepada semua anggota IDF yang terlibat dalam aksi perusakan patung Yesus di Lebanon selatan. Sebab, ia menilai aksi tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral yang sudah diterapkan kepada semua anggota IDF.
"Saya mengutuk tindakan itu dengan sekeras-kerasnya. Otoritas militer akan mengambil tindakan disiplin yang keras terhadap pelaku. Kami menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut dan atas segala luka yang ditimbulkan kepada umat beriman di Lebanon dan di seluruh dunia," tulis Netanyahu dalam sebuah unggahan di X pada Senin (20/4/2026), seperti dilansir CBS.
