Jakarta, IDN Times - Presiden militer Niger, Jenderal Abdourahamane Tiani mengakui bahwa pasukannya mendapat bantuan dari Rusia untuk meringkus serangan terorisme. Ia pun mengapresiasi personel militer Niger yang sigap dalam melawan teroris.
“Kami mengapresiasi semua personel militer dan pertahanan serta rekan Rusia yang berani mempertahankan sektor keamanan dengan profesional,” terangnya, dikutip dari Business Insider Africa, Jumat (30/1/2026).
Hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa motif di balik serangan di Bandara International Diori Hamani, Niamey. Namun, terdapat dugaan bahwa serangan ini diduga sebagai aksi terorisme.
