Jakarta, IDN Times - Pemerintah Nikaragua resmi mengakhiri kebijakan bebas visa untuk semua warga Kuba yang ingin transit di sana sebelum menuju Amerika Utara. Kebijakan tersebut mulai berlaku efektif pada Minggu (8/2/2026).
Sejumlah media menyebut kebijakan itu ditetapkan sebagai respons Nikaragua atas tekanan dari Amerika Serikat. Sebab, sejak menjabat lagi sebagai Presiden AS pada Januari 2025, Donald Trump kerap menuduh Presiden Nikaragua, Daniel Ortega, dan wakilnya, Rosario Murillo, sengaja memberi akses bebas visa untuk warga Kuba agar bisa jadi imigran gelap di AS.
