Jakarta, IDN Times - Wakil Administrasi Otoritas Terusan Panama, Ilya Espino de Marotta, mengatakan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) dan transportasi melonjak imbas perang di Timur Tengah. Namun, Terusan Panama tetap beroperasi dan malah mendapatkan keuntungan.
“Apa yang terakhir kami lihat adalah peningkatan jumlah transit kapal barang di Terusan Panama. Ingat bahwa sekarang harga BBM naik dan Terusan Panama tentu akan menjadi rute menarik karena lebih pendek,” tuturnya, dikutip dari CNN, Jumat (13/3/2026).
Espino de Marotta mengatakan, musim kemarau ini semakin memperlancar lalu lintas kapal di Terusan Panama. Ia menyebut, Terusan Panama mampu mengakomodir 40-41 transit harian dibanding sebelumnya hanya 36 transit.
