Jakarta, IDN Times - Panama mengecam kapal berbendera negaranya yang disita oleh Iran di Selat Hormuz. Menurutnya, tindakan tersebut adalah pelanggaran keamanan maritim dan berbanding terbalik dengan hukum internasional.
“Panama adalah negara maritim dengan armada kapal dagang terbesar di dunia dan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Kami mengecam keras penyitaan ilegal kapal yang dilakukan oleh Republik Islam Iran terhadap kapal berbendera Panama,” tuturnya, dikutip dari EFE, Jumat (24/4/2026).
Sebelumnya, Panama sudah bersitegang dengan China usai pemutusan kontrak perusahaan Hongkong, Hutchison Holdings. Perusahaan tersebut selama ini mengelola pelabuhan di Terusan Panama.
