AS Sebut China Balas Panama dengan Tahan Kapal Barang

- AS menuding China menahan kapal berbendera Panama sebagai balasan atas keputusan Panama memutus kontrak dua perusahaan Hongkong milik CK Hutchison Holdings.
- China membantah tudingan AS dan menilai Washington berupaya merebut kendali atas Terusan Panama, sementara Beijing menegaskan pentingnya jalur itu untuk perdagangan global.
- Setelah kontrak CK Hutchison diputus, Panama menunjuk Maersk dan MSC mengoperasikan pelabuhan Balboa serta Cristobal selama 18 bulan sambil menghadapi gugatan hukum dari pihak Hongkong.
Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS), menuding China membalas Panama dengan menyita kapal berbendera Panama. Aksi ini setelah Panama memutus dua kontrak perusahaan Hongkong, CK Hutchison Holdings.
“Menyusul pemutusan kontrak perusahaan Hongkong di Panama membuat China mengintensifikasikan penahanan kapal berbendera Panama di pelabuhan China,” ungkap Komisaris FMC, Laura DiBella, dikutip dari CNN, Minggu (29/3/2026).
Pada Februari, hubungan China dan Panama terus menegang. Hongkong dan China menuduh Panama sengaja mengabaikan fakta dan melanggar kepercayaan dan hak kepada perusahaannya.
1. China tuduh AS ingin merebut Terusan Panama
Menanggapi pernyataan AS, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian menuding AS ingin merebut Terusan Panama. Ia menyebut, posisi Beijing jelas untuk membuka Terusan Panama sebagai jalur perdagangan.
“AS berulang kali memantik masalah Terusan Panama dengan China. Langkah ini hanya akan menunjukkan keinginan AS untuk merebut Terusan Panama dari Panama,” tuturnya, dikutip dari TRT World.
2. Panama tolak klaim dari Hutchison soal pengambilan paksa
Panama Ports Company (PPC) mengkritik pemerintah Panama yang tidak memberikan respons soal banding dari Hutchison. Menurutnya, Panama tidak segera merekrut pengacara untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kami sudah merekrut pengacara internasional yang akan membela kami, bahkan akan membela kami dengan baik,” ungkap Mulino, dilansir dari The Tico Times.
Pekan lalu, Presiden Panama, Jose Raul Mulino membantah tuduhan CK Hutchison soal pengambilan paksa. Menurutnya, Panama akan terus membela kepentingan negara terkait Terusan Panama.
3. Maersk dan MSC operasikan pelabuhan di Panama
Setelah putusnya kontrak CK Hutchison, Panama menunjuk APM Terminal di bawah Maersk untuk mengoperasikan sementara Pelabuhan Balboa. Sementara itu, Mediterranean Shipping Company (MSC) ditunjuk untuk mengoperasikan Pelabuhan Cristobal.
Dilansir CNBC, perusahaan Denmark dan Swiss itu diperkirakan akan mengoperasikan pelabuhan di Panama tersebut selama 18 bulan. Sedangkan, CK Hutchison akan mengambil langkah hukum untuk mengambil jalur hukum atas pemutusan kontrak dari Panama.



















