Panama Dapat Keuntungan dari Pecahnya Perang di Timur Tengah

- Terusan Panama mencatat peningkatan jumlah transit kapal hingga 41 per hari karena harga BBM naik dan rute ini dianggap lebih efisien di tengah konflik Timur Tengah.
- Ilya Espino de Marotta menyebut potensi kenaikan transit LNG dari AS ke Asia akan menguntungkan Panama, terutama saat jalur energi di Selat Hormuz dibatasi.
- Pemerintah Panama menegaskan tetap netral meski ikut dalam Shield of the Americas, dengan fokus pada kerja sama pemberantasan penyelundupan narkoba tanpa melanggar Perjanjian Netralitas Permanen.
Jakarta, IDN Times - Wakil Administrasi Otoritas Terusan Panama, Ilya Espino de Marotta, mengatakan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) dan transportasi melonjak imbas perang di Timur Tengah. Namun, Terusan Panama tetap beroperasi dan malah mendapatkan keuntungan.
“Apa yang terakhir kami lihat adalah peningkatan jumlah transit kapal barang di Terusan Panama. Ingat bahwa sekarang harga BBM naik dan Terusan Panama tentu akan menjadi rute menarik karena lebih pendek,” tuturnya, dikutip dari CNN, Jumat (13/3/2026).
Espino de Marotta mengatakan, musim kemarau ini semakin memperlancar lalu lintas kapal di Terusan Panama. Ia menyebut, Terusan Panama mampu mengakomodir 40-41 transit harian dibanding sebelumnya hanya 36 transit.
1. Panama akan diuntungkan dari transit LNG
Espino de Marotta menyampaikan bahwa terdapat kemungkinan negara-negara Asia membeli liquified natural gas (LNG) dari Amerika Serikat (AS). Alhasil, mereka akan memilih untuk melewati Terusan Panama yang tentu akan menguntungkan Panama.
Namun, Espino de Marotta menekankan pihaknya sudah siap untuk menerima tambahan lalu lintas kapal dengan berbagai macam kargo. Seiring dengan pembatasan lalu lintas kapal barang di Selat Hormuz yang berdampak besar pada transportasi energi.
2. Perusahaan pengiriman China tunda operasional di Panama
Pada Rabu (11/3/2026), perusahaan pengiriman raksasa asal China, COSCO Shipping menunda operasional di Pelabuhan Balboa, Panama. Mereka tidak memberikan alasan detail terkait dengan penangguhan operasional ini secara permanen atau sementara.
Dilansir The Tico Times, keputusan COSCO ini bersamaan dengan pengambilalihan Pelabuhan Balboa dan Cristobal dari perusahaan Hongkong, CK Hutchison. Saat ini, kedua pelabuhan itu dioperasikan sementara oleh operator baru, yakni APM Terminals yang masih bagian dari Maerks Group.
3. Panama pastikan netralitas meski hadir dalam Shield of the Americas
Kementerian Luar Negeri Panama mengatakan tidak ada dokumen yang ditandatangani dalam pertemuan Shield of the Americas pekan lalu. Mereka menyebut, Panama hanya akan ikut dalam upaya melawan penyelundupan narkoba.
Terkait dengan netralitas Panama, Kemlu menjelaskan bahwa kehadiran dalam Shield of the Americas tidak berlawanan dengan Perjanjian Netralitas Permanen Panama. Sebab, aksi ini hanya untuk melawan organisasi kriminal yang didanai oleh teroris internasional.


















