Jakarta, IDN Times - Presiden Panama, Jose Raul Mulino, mengatakan bahwa Panama menolak keras ancaman China soal pemutusan kontrak operator asal Hongkong, Hutchison Holdings. Menurutnya, tindakan tersebut sebagai penolakan putusan hukum di Panama.
“Saya menolak keras pernyataan dari Hongkong dan Makau. Panama adalah negara yang diatur oleh hukum dan menghormati segala putusan dari Komisi Yudisial,” terangnya, dikutip dari The Tico Times, Kamis (5/2/2026).
Sejak awal 2025, Panama sudah mendapat tekanan besar dari Amerika Serikat (AS) soal Terusan Panama. Washington mengancam akan merebut Terusan Panama karena dikelola oleh China.
