Jakarta, IDN Times – Tempat pemungutan suara di Myanmar resmi dibuka untuk tahap terakhir pemilihan umum pada Minggu (25/1/2026). Proses pemungutan suara ini berlangsung di 60 kota, termasuk Yangon dan Mandalay, untuk menentukan pemerintahan baru pasca-kudeta militer lima tahun lalu.
Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung militer diprediksi akan menyapu bersih kemenangan dalam pemilu kali ini. Sebelumnya, junta militer telah membubarkan partai oposisi Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi.
