Jakarta, IDN Times - Kapal perang USS Gerald Ford milik Amerika Serikat yang sedang berlayar di Laut Merah dilaporkan diserang kelompok pemberontak. Serangan tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026).
Menurut keterangan pejabat militer AS yang tidak disebut namanya, serangan tersebut tidak merusak kapal. Namun, serangan ini melukai dua tentara yang sedang bertugas. Beruntungnya, luka yang mereka alami tidak terlalu parah. Saat ini, mereka juga sudah diberikan perawatan medis untuk menyembuhkan lukanya.
"Tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal dan kapal induk tetap beroperasi penuh," kata pejabat militer AS, seperti dilansir CNA, Jumat (13/3/2026).