bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (Makaristos, Public domain, via Wikimedia Commons)
Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyebut kesepakatan ini memberikan harapan bagi ribuan keluarga Yaman. Ia menilai hasil ini membuktikan bahwa perundingan yang tekun mampu mewujudkan prioritas utama rakyat.
"Ini adalah momen kelegaan yang luar biasa bagi ribuan warga Yaman yang telah menanti lama. Hasil ini adalah bukti nyata dari apa yang dapat dicapai oleh negosiasi yang berkelanjutan," ujar Grundberg, dilansir The National.
Namun, kesepakatan ini belum mencakup nasib puluhan staf PBB yang masih ditahan oleh kelompok Houthi. Kelompok tersebut masih menahan setidaknya 73 staf PBB dan pekerja kemanusiaan lainnya.
Grundberg berjanji bahwa pihaknya tidak akan pernah berhenti mendesak pembebasan para staf tersebut. Perwakilan pemerintah Yaman, Yahya Kazman, juga menekankan upaya organisasinya untuk perlahan mengosongkan seluruh penjara dari tawanan perang.