Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan Pemadam di Bandara New York
Air canada (unsplash.com/David Syphers)
  • Pesawat Air Canada Express AC8646 bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia setelah mendarat dari Montreal, menyebabkan bandara ditutup sementara.
  • FAA langsung menghentikan seluruh penerbangan menuju LaGuardia dan memberlakukan penutupan hingga pukul 18.00 waktu setempat, dengan kemungkinan perpanjangan selama investigasi berlangsung.
  • Rekaman komunikasi ATC menunjukkan adanya perintah berhenti untuk kendaraan pemadam sebelum tabrakan, menandakan potensi kegagalan koordinasi yang kini masih diselidiki otoritas penerbangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bandara LaGuardia di New York, Amerika Serikat, ditutup pada Minggu (22/3/2026) malam waktu setempat, setelah terjadi kecelakaan antara pesawat dan kendaraan darurat di landasan. Insiden tersebut melibatkan pesawat Air Canada Express dengan nomor penerbangan AC8646 yang baru mendarat dari Montreal.

Pesawat dilaporkan bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran bandara (Airport Rescue and Fire Fighting/ARFF) saat masih berada di landasan pacu.

Akibat kejadian ini, Administrasi Penerbangan Federal (FAA) langsung mengeluarkan perintah penghentian seluruh penerbangan menuju LaGuardia. Penutupan bandara diberlakukan hingga pukul 18.00 waktu setempat, dengan kemungkinan diperpanjang.

Laporan awal menyebutkan adanya korban jiwa dan luka-luka, meski hingga kini belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban.

Berdasarkan informasi awal, pesawat jenis CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation itu mendarat di landasan pacu 4 Bandara LaGuardia. Saat proses perlambatan di landasan, pesawat kemudian bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melintas.

Data pergerakan pesawat menunjukkan, kecepatan pesawat menurun secara bertahap hingga mendekati taxiway, sebelum akhirnya terjadi perubahan jalur secara tiba-tiba setelah insiden. Pesawat dengan registrasi C-GNJZ tersebut diketahui telah beroperasi sejak 2005.

Dikutip dari flightradar, Senin (23/2/2026), rekaman komunikasi lalu lintas udara (ATC) yang beredar menunjukkan, kendaraan pemadam kebakaran sebelumnya telah diizinkan untuk melintasi landasan melalui taxiway D. Namun, dalam rekaman tersebut, petugas menara terdengar berulang kali memerintahkan “Truck 1” untuk berhenti.

Tak lama setelah itu, unit darurat tambahan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian di landasan. Situasi ini mengindikasikan adanya kegagalan koordinasi atau keterlambatan respons sebelum tabrakan terjadi, meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.

Sebagai respons atas insiden tersebut, FAA menghentikan seluruh penerbangan yang menuju Bandara LaGuardia. Status penutupan masih bersifat sementara, tetapi otoritas menyebut kemungkinan perpanjangan cukup tinggi seiring proses penanganan dan investigasi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Otoritas penerbangan dan pihak terkait diperkirakan akan segera memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan penyelidikan di lapangan.

Editorial Team