Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Lebanon, Nawaf Salam, mengecam serangan Israel yang menewaskan lima orang di selatan Lebanon pada Selasa (28/4/2026). Tiga dari lima korban tewas tersebut adalah petugas darurat pertahanan sipil yang sedang bertugas.
Salam menyebut serangan terhadap petugas kemanusiaan ini sebagai kejahatan perang yang keji. Sementara itu, Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menuduh Israel terus melanggar hukum internasional yang melindungi warga sipil dan paramedis.
