Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez mengatakan bahwa Spanyol memboikot Eurovision tahun ini imbas partisipasi Israel. Menurutnya, keputusan tersebut membuat Spanyol berada di sisi yang benar dalam sejarah.
“Dalam menghadapi perang ilegal dan genosida, diam bukanlah opsi. Kami tidak dapat membiarkan apa yang terjadi di Gaza dan Lebanon terus berlanjut. Tahun ini akan berbeda. Kami tidak akan hadir di Wina dan berada di sisi sejarah yang benar,” tuturnya, dikutip dari RTE, Sabtu (16/5/2026).
Spanyol selama ini menjadi negara Barat yang menentang agresi Israel di Gaza dan Lebanon. Spanyol juga melarang Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalannya untuk menyerang Iran.
