Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polandia Pastikan Tidak Akan Bergabung dalam Perang AS-Iran
ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/egorkomarov)
  • Menlu Polandia Radoslaw Sikorski menegaskan negaranya tidak akan ikut perang AS-Iran karena fokus menghadapi ancaman Rusia di perbatasan dan masalah internal yang lebih mendesak.
  • Sikorski menyatakan Iran bukan ancaman langsung bagi Polandia maupun Eropa, serta membantah pangkalan militer Polandia akan digunakan AS untuk operasi di Timur Tengah.
  • Pemerintah Polandia berencana memperkuat pertahanan dengan memasang sistem anti-drone di perbatasan Belarus menggunakan dana keamanan dari Uni Eropa guna menangkal potensi serangan hybrid Rusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Polandia, Radoslaw Sikorski, memperingatkan bahwa ada banyak masalah di negaranya. Ia memastikan Polandia tidak akan terlibat dalam perang di Timur Tengah. 

“Sekarang ada sebuah perang di perbatasan negara kami. Kami sudah memiliki tetangga Rusia yang agresif dengan ideologi imperialismenya dan mengirimkan drone ke wilayah udara kami. Kami punya banyak masalah di sini,” terangnya, dikutip dari TVP World, Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, Spanyol menolak terlibat dalam perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. Madrid menolak pangkalan militernya digunakan untuk operasi militer AS di Timur Tengah. 

1. Sebut Iran bukan ancaman bagi Polandia dan Eropa

Sikorski menyampaikan bahwa Iran sebenarnya bukanlah ancaman langsung bagi Polandia dan Eropa. Namun, pecahnya perang di Timur Tengah tetap berdampak pada negaranya. 

“AS dan Israel sebenarnya memiliki penilaian tersendiri soal situasi ini, tapi saya secara personal tidak melihat adanya ancaman langsung dari Iran kepada AS, Eropa, atau bahkan Israel,” ungkapnya, dikutip dari Polskie Radio.

Menlu Polandia itu menekankan bahwa memang kepentingan Polandia dan AS itu hampir sama. Namun, ia memastikan tidak semua kepentingan nasional dari kedua negara identik dalam semua aspek.

2. Bantah pangkalan militer di Polandia akan digunakan AS

Menanggapi soal penggunaan pangkalan militer, Sikorski membantah adanya permintaan dari AS untuk operasi di Iran. Menurutnya, sistem pertahanan rudal AS di Polandia hanya untuk pertahanan semata. 

“Kesepakatan yang dinegosiasikan hanya untuk mendeteksi dan menetralisir rudal yang mengancam Eropa dan AS. Sedangkan Iran tidak meluncurkan rudal ke Polandia atau Eropa,” katanya. 

Meskipun demikian, Sikorski memperingatkan perang di Timur Tengah akan berdampak secara tidak langsung bagi Polandia. Terutama mengenai lonjakan harga energi. 

3. Polandia akan pasang senjata anti-drone di perbatasan Belarus

Pada saat yang sama, Menteri Dalam Negeri Polandia, Marcin Kierwinski mendorong Presiden Polandia, Karol Nawrocki untuk menyetujui dana keamanan dari Uni Eropa (UE). Menurutnya, dana itu penting untuk memodernisasi pertahanan di perbatasan.  

Mendagri Polandia itu menyebut, dana itu penting untuk memasang sistem anti-drone di perbatasan Belarus. Langkah ini untuk mencegah serangan hybrid dan masuknya drone Rusia di sepanjang perbatasan Belarus. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team