Jakarta, IDN Times - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (18/3/2026) membenarkan sejumlah petinggi di negaranya tewas akibat serangan militer Israel dan Amerika Serikat. Ada tiga petinggi yang gugur yakni Menteri Intelijen, Esmail Khatib, Menteri Pertahanan, Aziz Nasirzadeh dan Ketua Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani. Ini merupakan konfirmasi perdana yang disampaikan oleh Presiden Pezeshkian.
Di dalam akun media sosialnya, Pezeshkian mengaku berduka sangat mendalam. Pezeshkian mengatakan perjuangan mereka dalam mempertahankan diri tidak akan berakhir meski tiga petinggi di negaranya gugur. "Langkah kami akan lebih mantap (menghadapi Israel-AS) dibandingkan sebelumnya," demikian tulis Pezeshkian di akun media sosialnya pada hari ini.
Dikutip dari laman Anadolu, sejak Israel-AS menyerang Iran pada (28/2/2026), total sudah ada 1.300 orang tewas di Teheran. Itu termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya.
