ilustrasi negosiasi perdamaian (pexels.com/Monstera Production)
Kabar pengunduran diri Pezeshkian ini mencuat di saat negosiasi perdamaian AS dan Iran sedang berlanjut. Negosiasi AS dan Iran sebetulnya sudah digelar secara tidak langsung sejak 21 Mei lalu. Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan konkret yang diambil oleh kedua negara.
Saat ini, Iran juga belum merespons proposal perdamaian terbaru yang diberikan Negeri Paman Sam. Ini membuat negosiasi damai berjalan sangat alot. Padahal, AS sudah mengancam akan menyerang Iran dengan kekuatan yang lebih besar jika kesepakatan damai gagal diraih.
"Kami mampu untuk memulai kembali (serangan ke Iran) jika diperlukan. (Bahkan), kami lebih dari mampu. Persediaan kami lebih dari cukup untuk itu, baik di sana maupun di seluruh dunia. Jadi, kami berada dalam posisi yang sangat baik," kata Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, saat berkunjung ke Singapura pada Sabtu (30/5/2026) dilansir Reuters.