Jakarta, IDN Times - Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara tetangganya di kawasan Timur Tengah karena ikut terdampak serangan militer. Sejak diserang lebih dulu oleh Israel dan Amerika Serikat (AS), Iran menyasar sejumlah pangkalan militer milik Negeri Paman Sam yang berlokasi di sejumlah negara Timur Tengah.
"Saya harus meminta maaf atas nama pribadi dan Pemerintah Iran ke sejumlah negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran," ujar Pezeshkian dalam sebuah pernyataan yang direkam dan dikutip harian Inggris, The Guardian pada Sabtu (7/3/2026).
Ia juga menyebut dewan pemerintahan sementara Iran telah sepakat tidak ada lagi serangan atau rudal yang akan diarahkan ke negara tetangganya, kecuali serangan terhadap Iran datang dari negara-negara tetangga tersebut.
Sementara, dikutip dari laman Deutsche Welle, Pezeshkian mengatakan, Iran tidak akan pernah menyerah terhadap Israel maupun AS. Pernyataan tegas itu disampaikan ketika perang sudah memasuki pekan kedua. Pezeshkian menyebut, seruan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran agar menyerah tanpa perlawanan bak mimpi di siang bolong.
"Mimpi itu sebaiknya mereka bawa ke liang kubur," tutur dia.
