Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Warga Yunani Protes Anggaran Pendidikan dan Biaya Hidup
bendera Yunani (unsplash.com/dole777)
  • Ribuan warga Yunani berdemonstrasi di lebih dari 50 kota, menuntut peningkatan anggaran pendidikan dan kesehatan publik, kenaikan upah-pensiun, serta keringanan biaya hidup dan studi.
  • Di Athena sekitar 10.000 orang berunjuk rasa damai; aksi besar juga terjadi di Thessaloniki dan Patras. Guru serta pegawai negeri menggelar mogok kerja, sementara sejumlah sekolah diduduki pelajar.
  • Demonstran menuntut pengisian lowongan guru, kelas lebih kecil, sekolah aman, dan dukungan mahasiswa. Insiden terpisah di Omonia memicu penggunaan granat kejut serta penahanan oleh polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ribuan pelajar, mahasiswa, guru, orangtua, aparatur sipil negara, dan pensiunan menggelar unjuk rasa di berbagai wilayah Yunani pada Rabu (21/10/2026). Massa menuntut peningkatan anggaran untuk pendidikan negeri serta layanan kesehatan publik, kenaikan upah dan pensiun, serta langkah-langkah untuk meringankan kenaikan biaya hidup dan biaya studi.

Aksi tersebut diorganisasi oleh asosiasi mahasiswa dan pelajar bersama serikat pekerja guru, staf universitas, dan pegawai negeri, serta berlangsung di lebih dari 50 kota. Rangkaian demonstrasi ini juga diiringi aksi mogok kerja oleh para pengajar serta serikat pegawai negeri sipil ADEDY.

1. Aksi massa di Athena dan kota-kota lainnya

Syntagma Square (C messier, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Di ibu kota Athena, sekitar 10 ribu orang berjalan menuju gedung parlemen menurut laporan lembaga penyiaran publik ERT. Massa berkumpul di Propylaea sebelum melakukan pawai ke Syntagma Square dan kembali ke titik awal mereka. Mahasiswa sebelumnya telah mendirikan tenda-tenda di Syntagma Square di seberang gedung parlemen pada Selasa (20/10/2026) menjelang aksi utama.

Pawai utama di Athena dilaporkan berakhir dengan damai sesaat sebelum pukul 14.00 waktu setempat. Selain di ibu kota, unjuk rasa serupa digelar di berbagai wilayah lain, termasuk sekitar 2.000 hingga 2.500 orang di Thessaloniki dan lebih dari 3.000 orang di Patras. Demonstrasi di Patras berakhir dengan damai, sementara aksi serupa juga berlangsung di Larissa serta kota-kota lainnya.

Di Thessaloniki, para pelajar menduduki 18 sekolah selama aksi berlangsung. Aksi pendudukan ini membuat jumlah total sekolah yang diduduki di seluruh wilayah Makedonia Tengah menjadi 30 sekolah.

2. Tuntutan sektor pendidikan dan solidaritas Prancis

demonstrasi pelajar SMA di Paris, 6 Oktober 2026 (FreCha, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Demonstrasi ini diwarnai aksi mogok kerja selama 24 jam oleh guru sekolah dasar dan penghentian kerja selama tiga jam oleh guru sekolah menengah. Serikat pegawai negeri ADEDY juga menyerukan pemogokan kerja dan menyampaikan solidaritas terhadap aksi serupa di Prancis melalui pernyataan pers. Para pengunjuk rasa menuntut ribuan lowongan guru diisi, guru pengganti diangkat menjadi pegawai tetap, ukuran kelas diperkecil, serta gedung sekolah dibuat lebih aman.

Kalangan mahasiswa menuntut penurunan biaya sewa, peningkatan tunjangan tempat tinggal, penambahan kuota asrama, dan pencabutan undang-undang terkait pemberhentian mahasiswa (drop out). Para pengunjuk rasa membawa spanduk serta meneriakkan slogan "Bread, Education, Freedom" (Roti, Pendidikan, Kebebasan) dan "Give money to schools, not to wars" (Beri anggaran untuk sekolah, bukan untuk perang). Murid-murid sekolah juga menyuarakan kekhawatiran terkait ruang kelas yang terlalu padat, kekurangan guru, meningkatnya tekanan akademis, dan kurangnya waktu luang.

Dilansir Xinhua, para pelajar menyuarakan dukungan bagi demonstrasi di Prancis dengan meneriakkan slogan "From Greece to France, we fight for public and free education" (Dari Yunani ke Prancis, kami berjuang untuk pendidikan publik dan gratis). Mereka turut menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi generasi muda di kedua negara. Di kota Larissa, peserta aksi unjuk rasa juga menyuarakan slogan serupa dalam rangka menyatakan solidaritas terhadap aksi protes di Prancis.

3. Insiden di Omonia dan pengamanan aparat kepolisian

ilustrasi unjuk rasa (unsplash.com/James Eades)

Di luar pawai utama yang berlangsung damai, gangguan dilaporkan terjadi di kawasan Omonia yang berdekatan. Insiden di kawasan tersebut mencakup pelemparan batu serta perusakan skuter listrik. Polisi menggunakan granat kejut di area itu, sementara bom molotov dilaporkan sempat dilemparkan.

Aparat kepolisian menahan 21 orang dalam pemeriksaan preventif di Athena, dengan lebih dari 3.000 petugas dikerahkan di area pusat kota termasuk kawasan pertokoan. Di Thessaloniki, polisi membawa 10 orang untuk dimintai keterangan. Pawai di Thessaloniki tersebut berakhir tanpa insiden lebih lanjut setelah sejumlah peserta menyalakan suar di luar kantor Konsulat Amerika Serikat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article