Jakarta, IDN Times - Kementerian Dalam Negeri Rusia mengeluarkan peringatan keras pada Kamis (26/3/2026) terkait rencana aksi unjuk rasa warga. Pemerintah menegaskan akan menangkap siapa pun yang terlibat dalam protes menentang pemutusan internet massal. Langkah ini diambil menyusul gelombang keresahan publik akibat gangguan jaringan yang melumpuhkan berbagai wilayah di Rusia.
Sebelumnya, otoritas Moskow sempat mencabut pembatasan internet seluler pada Rabu (25/3/2026) setelah pemutusan total selama tiga minggu. Meski Kremlin mengeklaim kebijakan ini demi keamanan nasional, warga melaporkan kualitas koneksi di sebagian besar wilayah kota masih buruk dan tidak stabil.
