Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rusia Bantah Dronenya Nyasar ke Apartemen di Rumania
potret bendera Rusia (unsplash.com/Egor Filin)
  • Rusia membantah tuduhan bahwa drone miliknya menghantam apartemen di Kota Galati, Rumania, dan menegaskan belum ada bukti konkret yang menunjukkan keterlibatan mereka.
  • Insiden drone yang menyebabkan kebakaran dan dua orang terluka itu memicu kecaman dari NATO, yang menuduh Rusia bertanggung jawab serta berjanji memperkuat pertahanan di wilayah anggotanya.
  • Pemerintah Rumania menyatakan komponen drone berasal dari Rusia, sementara insiden serupa disebut sudah sering terjadi sejak invasi ke Ukraina pada 2022 meski terus dibantah Moskow.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Rusia membantah drone miliknya telah menghantam sebuah apartemen di Rumania. Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan tidak ada satu pun pihak yang bisa menuduh negaranya sebagai dalang insiden tersebut sebelum mereka bisa memberikan bukti nyata. 

"Tidak ada yang bisa mengatakan asal usul pesawat itu sampai pemeriksaan terhadap pesawat tersebut dilakukan. Jika mereka memberikan data objektif kepada kami, dalam hal itu, kami akan menilai apa yang terjadi," kata Putin saat berkunjung ke Kazakhstan pada Jumat (29/5/2026) dilansir The New Arab.

Kedutaan Besar Rusia di Rumania juga membantah bahwa drone yang menyasar apartemen tadi merupakan milik mereka. Mereka mengatakan tidak ada bukti konkret yang menunjukkan bahwa drone tersebut milik Rusia. 

1. Drone Rusia nyasar ke apartemen di Kota Galati

ilustrasi bangunan apartemen di Rumania (pexels.com/Mahmoud Zakariya)

Insiden drone yang menyasar sebuah apartemen di Rumania tadi terjadi pada Kamis (28/5/2026) malam waktu setempat. Kala itu, ada sebuah drone diduga milik pasukan militer Rusia yang menghantam bangunan apartemen di Kota Galati, sebuah kota yang ada di Rumania timur.

Usai dihantam drone, apartemen mengalami kebakaran yang cukup hebat hingga membuat dua orang terluka. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Semua penghuni apartemen juga sudah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.  

Akibat insiden tersebut, Presiden Rumania, Nicusor Dan, langsung memanggil Duta Besar Rusia yang bertugas di negaranya. Langkah ini bertujuan untuk meminta klarifikasi dari Kremlin soal insiden drone yang menghantam apartemen di Galati. 

2. NATO kecam drone Rusia yang nyasar ke Rumania

potret logo NATO (unsplash.com/Marek Studzinski)

Insiden drone ini langsung mendapat kecaman dari NATO. NATO menyebut Rusia berada di balik insiden tersebut. Imbas insiden ini, aliansi militer Atlantik Utara itu berjanji akan meningkatkan keamanan dan pertahanan di negara-negara anggotanya, termasuk di Rumania. 

"Kami mengutuk kecerobohan Rusia, dan NATO akan terus memperkuat pertahanan kami terhadap semua ancaman, termasuk pesawat nirawak," kata seorang Juru Bicara NATO yang tidak disebut namanya dalam sebuah unggahan di X dilansir Jerusalem Post pada Jumat (29/5/2026). 

Menurut otoritas setempat, drone Rusia yang menghantam apartemen Rumania tadi merupakan bagian dari serangan Rusia ke Ukraina pada Kamis malam. Drone tersebut awalnya ditargetkan untuk menyasar target militer di Ukraina. Sayangnya, pesawat nirawak itu gagal melaksanakan tugasnya. 

3. Drone Rusia sering nyasar ke Rumania

potret drone milik pasukan militer Rusia (commons.wikimedia.org/State Border Guard Service of Ukraine)

Drone Rusia sendiri memang sering nyasar ke sejumlah negara NATO, termasuk Rumania. Menurut Pemerintah Rumania, sudah ada puluhan drone Moskow yang nyasar ke wilayahnya sejak mereka menginvasi Ukraina pada 2022. Meski begitu, Rusia masih kerap membantah jika drone-nya kerap menyasar Rumania. 

Meski sudah dibantah, Menteri Pertahanan Rumania, Radu-Dinel Miruta,  menegaskan bahwa drone yang menyasar apartemen di Galati pada Kamis lalu murni buatan Rusia. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan, komponen-komponen yang ada di dalam drone itu berasal dan diproduksi oleh Rusia.

"Berdasarkan nomor seri komponen yang ditemukan di sana, ini jelas merupakan produk buatan Rusia," kata Miruta. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article