Presiden Rusia, Vladimir Putin (Duma.gov.ru, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Rusia menggelar latihan nuklirnya di tengah meningkatnya serangan udara ke Ukraina. Pasukan Rusia dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 500 pesawat nirawak (drone) dan 20 rudal ke wilayah Ukraina dalam semalam pada Selasa.
Serangan udara terbaru dari Rusia dilaporkan telah menewaskan sedikitnya enam warga sipil di wilayah Sumy dan Chernihiv. Sementara itu, proses negosiasi perdamaian antara kedua negara masih buntu.
"Rusia mempertimbangkan rencana operasi militer tambahan dari arah selatan dan utara melalui kawasan Belarusia. Target operasi tersebut bisa mengarah ke Chernihiv-Kiev di Ukraina atau salah satu negara anggota NATO," tutur Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Di sisi lain, serangan balasan Ukraina menyasar sebuah fasilitas industri pengolahan minyak Rusia di wilayah Yaroslavl. Fasilitas tersebut dilaporkan sempat terbakar akibat serangan drone Ukraina.