Jakarta, IDN Times - Pemerintah Rusia mengecam keras komitmen NATO untuk memberi bantuan militer ke Ukraina. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Kamis (9/7/2026) mengatakan, tindakan tersebut bisa memberikan konsekuensi buruk bagi NATO pada masa mendatang. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail konsekuensi apa yang dimaksud.
“Militarisasi benua Eropa, fokus pada peningkatan kemampuan pertahanan, persiapan untuk konflik bersenjata dengan Rusia dan, tentu saja, bantuan untuk Ukraina. Sangat disayangkan karena jika para ahli strategi NATO berhenti sejenak dan berpikir, mereka mungkin tidak akan membuat keputusan yang tidak bertanggung jawab yang dapat menyebabkan bencana bukan hanya bagi aliansi, tetapi juga bagi seluruh dunia,” jelas Zakharova, seperti dilansir The Strait Times.
