Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengaku sudah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengenai situasi di Kuba. Keduanya membicarakan pencegahan serangan militer AS ke Kuba.
“Untuk menjawab pertanyaan soal kontak dengan AS soal Kuba. Ya, kami sudah melakukannya. Namun, saya tidak akan memberikan komentar lebih,” tuturnya, dikutip dari Democrata, Jumat (5/6/2026).
Selama ini, Rusia dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat Kuba. Moskow juga sudah mengirimkan 100 ribu ton minyak mentah ke Kuba untuk mengurangi dampak krisis energi imbas blokade AS.
