Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)
Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)

Intinya sih...

  • Kemendagri Rusia meminta warga untuk tidak membagikan informasi pribadi dan pandangan politik guna menghindari aktivitas ilegal.

  • Rusia usulkan agar FSB dapat menutup semua akses komunikasi virtual sementara di Rusia sebagai bagian dari perlindungan kepada warga sipil.

  • WhatsApp kemungkinan akan diblokir dari Rusia pada akhir 2026 karena dimiliki oleh Meta yang dianggap sebagai organisasi ekstremis di Rusia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Rusia mengumumkan peringatan kepada setiap individu di Rusia untuk membatasi dalam mengunggah di media sosial. Salah satunya, mereka meminta agar warga tidak membagikan pandangan politik pribadinya di internet. 

“Jangan menyebarkan pandangan politik, informasi pribadi dari pesan terbuka, grup, ataupun forum di internet. Sebisa mungkin menghindari segala masalah imbas topik provokatif di media sosial,” ungkap Kemendagri Rusia, dikutip dari TVP World, Jumat (30/1/2026).

Beberapa tahun terakhir, Moskow terus berupaya memperketat pengawasan internet. Negara Eurasia itu bahkan sudah memblokir Facebook menyusul pecahnya perang di Ukraina pada Februari 2022. 

1. Sebut untuk menghindari warga terjerumus dari aktivitas ilegal

Kemendagri Rusia meminta warga tidak membagikan informasi pribadi dan pandangan politik untuk menghindari terjerumus dalam aktivitas ilegal. Aksi ini hanya akan menarik perhatian dari pelaku kriminal. 

Dilansir United24, pemerintah menganjurkan warga untuk tidak menghiraukan orang tak dikenal atau baru dikenal dari internet. Apabila ada orang yang berusaha merekrut untuk sejumlah tindakan ilegal, maka warga bisa mengadukan ke aparat setempat. 

2. Rusia usulkan agar FSB dapat menutup komunikasi di internet

Sehari sebelumnya, Rusia sudah mengusulkan agar Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) boleh menutup semua akses komunikasi virtual sementara di Rusia. Usulan ini disebut sebagai bagian dari perlindungan kepada warga sipil di Rusia. 

“Rencana Undang-Undang (UU) ini akan memberikan hak FSB untuk tidak hanya menutup internet seluler, tapi juga jaringan internet lainnya dan layanan telepon, serta jaringan komunikasi lainnya. Ini penting untuk melindungi warga sipil dari ancaman keamanan,” ungkapnya, dilansir Kyiv Post.

Sementara, operator seluler diharapkan dapat mengikuti aturan baru ini. Selain itu, perusahaan operator seluler harus memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak penutupan. 

3. Rusia mungkin akan blokir WhatsApp pada tahun ini

Wakil Kepala Parlemen Rusia, Andrei Svintsov mengatakan bahwa WhatsApp kemungkinan akan diblokir dari Rusia pada akhir 2026. Sebab, WhatsApp dimiliki oleh Meta yang dianggap sebagai organisasi ekstremis di Rusia. 

Pada Agustus 2025, Otoritas Pengawas Internet Rusia (Roskomnadzor) sudah memblokir layanan panggilan WhatsApp. Keputusan ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk mencegah penipuan online kepada pengguna. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team