Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov memanggil Duta Besar Armenia di Moskow untuk menjelaskan soal kunjungan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy ke Yerevan. Menurutnya, ada ancaman kepada Rusia yang dibicarakan dalam kunjungan itu.
“Kunjungan tersebut tidak normal, ini bukanlah wujud mempertahankan semangat hubungan baik antara Moskow dan Yerevan. Yang utama bagi kami, Armenia tidak mengadopsi pandangan anti-Rusia,” terangnya, dikutip dari TVP World, Senin (11/5/2026).
Beberapa tahun terakhir, hubungan antara Rusia dan Armenia merenggang. Retaknya hubungan kedua negara usai pecahnya perang di Nagorno-Karabakh pada 2023.
