Comscore Tracker

Transisi Pemerintahan dari Trump ke Biden Akhirnya Dimulai

Apakah ini tanda Trump mulai akui kekalahan dalam pemilu?

Jakarta, IDN Times - Proses peralihan pemerintahan di Amerika Serikat dari Presiden berkuasa, Donald J. Trump ke Presiden terpilih, Joe Biden, akhirnya resmi dimulai. Trump akhirnya memberi restu kepada Kepala Sekretariat Negara AS (GSA) Emily Murphy untuk memulai peralihan kekuasaan. Meski Trump menegaskan proses gugatan terhadap pelaksanaan pemilihan presiden 3 November 2020 lalu tetap berjalan. 

Stasiun berita CNN, Senin, 23 November 2020 melaporkan Murphy mengirimkan surat kepada tim peralihan Joe Biden bahwa proses peralihan bisa dimulai. Surat itu menandakan langkah pertama bahwa pemerintahan Trump mengakui kalah dari pemilu 3 November lalu. 

Di dalam surat itu, Murphy membantah ditekan oleh Gedung Putih untuk menunda proses peralihan kepemimpinan dari Trump ke Biden. Ia juga menepis anggapan, keputusan untuk memulai proses transisi akhirnya diambil karena khawatir dianggap memihak Biden. 

"Tolong ketahui bahwa keputusan saya ini independen berdasarkan hukum dan fakta-fakta yang ada. Saya tidak pernah secara langsung atau tidak langsung ditekan oleh pejabat eksekutif manapun," tulis Murphy dalam surat itu. 

Sementara, Biden sendiri memilih tidak menunggu restu dari Trump agar proses transisi bisa dimulai. Pada Senin kemarin, Biden sudah mengumumkan beberapa menteri kunci di kabinetnya.

Namun, penundaan proses transisi tak dipungkiri bisa menghambat kinerja Biden dan Kamal Harris dalam menata pemerintahan baru. Mereka dihambat untuk memperoleh data pemerintahan, tidak bisa menghubungi badan-badan di pemerintahan federal hingga mengakses dana senilai US$6,3 juta atau setara Rp89,3 miliar yang disediakan untuk proses transisi itu. 

Menurut seorang pejabat di pemerintahan transisi Biden mengatakan, saat ini data yang benar-benar dibutuhkan menyangkut COVID-19 dan rencana distribusi vaksin. Apa ini bermakna Trump nantinya akan menyampaikan secara resmi ke publik bahwa ia mengakui kalah dalam pemilu lalu?

1. Trump masih menolak akui kekalahan pemilu 3 November 2020

Transisi Pemerintahan dari Trump ke Biden Akhirnya DimulaiPresiden AS Donald Trump (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria)

Harian Washington Post pada hari ini melaporkan meski Trump merestui langkah Emily Murphy untuk memulai proses peralihan pemerintahan, bukan berarti mogul properti itu sudah berbesar hati mengakui kekalahan di hadapan publik. Bahkan, melalui akun media sosialnya, Trump tetap berkukuh akan melanjutkan gugatan pemilu.

Padahal, gugatan tim kampanye Trump di tiga negara bagian yang menjadi kunci yakni Michigan, Georgia dan Pennsylvania, tak berakhir mulus. Ketiga negara bagian itu akan segera mengesahkan hasil akhir penghitungan pemilu yang memenangkan Biden. 

Strategi tim kampanye Trump untuk menunda pengesahan hasil pemilu di beberapa negara bagian juga ditolak. Sebab, tim hukum Trump gagal menunjukkan bukti telah terjadi penipuan dalam penghitungan suara. 

Baca Juga: Trump Terancam Bisa Diusir Keluar dari Gedung Putih Tahun Depan

2. Proses transisi dibutuhkan Biden-Harris untuk menuntaskan permasalahan yang dihadapi Amerika Serikat

Transisi Pemerintahan dari Trump ke Biden Akhirnya DimulaiPara pendukung memperhatikan saat mantan Presiden AS Barack Obama berkampanye atas nama calon presiden Demokrat dan mantan wakil presidennya Joe Biden di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Rabu (21/10/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque)

Menurut Direktur Eksekutif transisi Biden, Yohannes Abraham, proses transisi merupakan langkah yang dibutuhkan untuk mulai mengatasi permasalahan yang saat ini terjadi di Negeri Paman Sam, termasuk mengendalikan pandemik dan mendorong perekonomian kembali pulih. 

"Dalam beberapa hari ke depan, pejabat transisi pemerintahan akan bertemu dengan pejabat federal untuk mendiskusikan respons menghadapi pandemik, memiliki akses ke kepentingan keamanan, dan memiliki pemahaman lebih baik mengenai pemerintahan Trump ketika masih menjabat," ungkap Abraham. 

Seorang sumber mengatakan Murphy akhirnya memulai proses transisi setelah upaya Trump untuk menggugat hasil penghitungan suara di sejumlah negara bagian gagal. Termasuk yang terakhir di Michigan, di mana komisi pemilihan umum setempat memutuskan perolehan suara Biden di negara bagian itu sah dan unggul dari Trump.

3. Anggota di Partai Republik mendorong Trump untuk mengakui kekalahan dan mulai proses transisi pemerintahan

Transisi Pemerintahan dari Trump ke Biden Akhirnya DimulaiDonald Trump Jr. bersama ayahnya, Presiden Donald J Trump (ww.instagram.com/@donaldjtrumpjr)

Sikap Trump yang sengaja mengulur waktu untuk proses peralihan pemerintahan tidak saja membuat anggota Partai Demokrat geram, namun koleganya di Partai Republik turut menunjukkan ekspresi kekesalah serupa. Sejumlah anggota Partai Republik yang merupakan ahli di bidang keamanan nasional membuat pernyataan tertulis yang menuntut Trump segera mengakui kekalahannya. Salah satu anggota Partai Republik yang ikut tanda tangan yakni mantan pimpinan Kementerian Dalam Negeri, Tom Ridge. 

"Penolakan Presiden Trump untuk mengizinkan proses transisi bisa menimbulkan risiko bagi keamanan dalam negeri di AS. Apalagi saat ini AS sedang menghadapi pandemik global dan ancaman secara global dari musuh-musuh kita, kelompok teroris atau kekuatan lainnya," demikian isi surat pernyataan yang diteken oleh lebih dari 100 anggota Partai Republik. 

Baca Juga: Menhan AS Mark Esper Dipecat Donald Trump Melalui Twitter

Topic:

  • Yogie Fadila

Berita Terkini Lainnya