Sebuah taman buatan dengan air mancur putih di tengah area markaz yang dikelilingi tenda (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Selain suguhan es krim pelepas dahaga, fasilitas peristirahatan di dalam tenda pun berhasil membuat jemaah merasa nyaman. Kasur-kasur matras kini dilengkapi perlengkapan tidur yang sangat memadai.
"Tempat kami istirahat, tidurnya itu kasurnya dikasih seprai, kemudian kami dikasih bantal. Luar biasa sudah, alhamdulillah. Apalagi toilet atau tempat kami buang hajat ini tempatnya dekat sekali dengan maktab yang ada," puji Bapak Khairunnoor penuh syukur.
Terkait kesiapan infrastruktur ini, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Arafah PPIH, Abdul Basir, memastikan bahwa seluruh tenda di Arafah sudah 100 persen siap digunakan oleh jemaah Indonesia. Terdapat sejumlah peningkatan fasilitas pendukung yang disesuaikan secara khusus pada musim haji kali ini.
"Untuk fasilitas tahun ini saya lihat lebih baik, khususnya untuk membantu kenyamanan jemaah lansia," tegas Abdul Basir.
Dengan perut yang nyaman usai menikmati es krim dan tubuh yang bisa beristirahat di atas kasur berseprai, seluruh jemaah kini memiliki waktu untuk memulihkan stamina secara maksimal. Terobosan fasilitas yang disiapkan negara ini diharapkan mampu membuat jemaah beribadah dengan lebih sehat, nyaman, dan khusyuk saat wukuf tiba esok hari.
Kedatangan Rombongan Jemaah Haji di Arafah
Jemaah haji BDJ 18 asal Kalimantan Selatan memasuki areal tenda di Arafah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Jemaah haji BDJ 18 asal Kalimantan Selatam memasuki areal tenda di Arafah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Jemaah haji BDJ 18 asal Kalimantan Selatan memasuki areal tenda di Arafah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Jemaah haji BDJ 18 asal Kalimantan Selatan menikmati es krim di Arafah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)
Jemaah haji BDJ 18 asal Kalimantan Selatan memasuki areal tenda di Arafah (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)