Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 15 Orang di Pos Keamanan

Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 15 Orang di Pos Keamanan
Ilustrasi ledakan (magnific.com/kjpargeter)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Serangan bom bunuh diri mengguncang pos pemeriksaan keamanan di Distrik Tank, Pakistan barat laut, pada Jumat (24/7/2026). Insiden ini menewaskan sedikitnya 15 orang yang terdiri dari anggota militer dan kepolisian.

Serangan tersebut juga memicu baku tembak antara aparat dan kelompok penyerang. Militer Pakistan langsung melancarkan operasi balasan untuk mengamankan wilayah di sekitar lokasi kejadian.

1. Mobil peledak hancurkan pos pemeriksaan keamanan

ilustrasi ledakan bom
ilustrasi ledakan bom (unsplash.com/kingmaphotos)

Serangan terjadi pada rentang Kamis malam (23/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026). Menurut militer Pakistan, kelompok militan sempat berupaya menerobos pos pemeriksaan, namun berhasil dihalau petugas.

Karena gagal menembus pertahanan, pelaku mengarahkan kendaraan berisi bahan peledak ke dinding luar pos hingga menimbulkan ledakan besar.

"Pelaku menabrakkan kendaraan bermuatan peledak ke dinding luar pos," kata perwakilan militer Pakistan, dikutip dari The Hindu.

Ledakan tersebut merusak fasilitas di pos pemeriksaan. Pihak militer mengonfirmasi 15 korban tewas terdiri dari 12 prajurit, dua anggota polisi, dan seorang mantan pejabat dinas kehutanan.

2. Kelompok TTP mengklaim bertanggung jawab atas serangan

Ledakan bom yang menimbulkan api.
ilustrasi ledakan bom (pexels.com/Edu Raw)

Kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Dalam pernyataannya, TTP menegaskan bahwa aksi tersebut sengaja ditujukan untuk menyerang aparat keamanan.

Perwakilan TTP menyebutkan bahwa serangan dijalankan secara terkoordinasi oleh beberapa pelaku bom bunuh diri.

"Empat pelaku bom bunuh diri terlibat dalam operasi serangan ini," ujar perwakilan Tehreek-e-Taliban Pakistan.

TTP merupakan kelompok militan yang melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Pakistan sejak 2007. Kelompok ini berulang kali melakukan serangan terhadap aparat keamanan di berbagai wilayah.

3. Militer Pakistan tewaskan 12 militan dalam operasi balasan

bendera pakistan sebagai mediator
bendera pakistan sebagai mediator (unsplash.com/Hamid Roshaan)

Usai ledakan terjadi, pasukan keamanan Pakistan melancarkan operasi balasan di sekitar lokasi. Kontak senjata berlangsung hingga aparat berhasil menguasai situasi. Pihak militer menyatakan sedikitnya 12 anggota kelompok militan tewas dalam operasi tersebut.

"Pasukan keamanan melumpuhkan 12 militan selama pertempuran berlangsung," kata perwakilan militer Pakistan.

Pemerintah Pakistan kembali menuding kelompok militan memanfaatkan wilayah perbatasan Afghanistan sebagai tempat bersembunyi. Namun, pemerintah Afghanistan membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa masalah militan merupakan urusan dalam negeri Pakistan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More