Jakarta, IDN Times – Iran berencana melaksanakan latihan militer dengan tembakan langsung di kawasan strategis Selat Hormuz pada Minggu (1/2/2026) hingga Senin (2/2/2026). Rencana tersebut dipublikasikan melalui saluran media pemerintah Iran serta pemberitahuan navigasi resmi yang dikeluarkan pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan latihan ini dipimpin oleh angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang dikenal mengoperasikan armada kapal serang cepat berukuran kecil dan kerap terlibat ketegangan dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).
Pengumuman latihan ini muncul di tengah memanasnya hubungan antara Teheran dan Washington. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan telah mengirim kekuatan militer besar ke Timur Tengah, termasuk kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln yang kini berada di Laut Arab, didukung kapal perusak rudal, jet tempur modern, dan sistem pertahanan rudal.
