Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri Singapura menyatakan otoritas Indonesia telah menemukan dua jenazah di kawasan Gunung Dukono, Maluku Utara. Keduanya diduga merupakan dua warga negara Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Dalam pernyataan juru bicaranya, otoritas Indonesia telah menyampaikan informasi tersebut kepada petugas Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.
“Kedutaan sedang bekerja sama erat dengan otoritas Indonesia di Tobelo, Maluku Utara, untuk proses identifikasi resmi terhadap kedua jenazah tersebut,” demikian pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura, yang diterima IDN Times, Minggu (10/5/2026).
Kementerian Luar Negeri Singapura juga menyebut pihaknya terus berkomunikasi dengan keluarga korban guna membantu proses identifikasi dan memberikan bantuan konsuler yang diperlukan.
Selain itu, pemerintah Singapura menyampaikan apresiasi kepada otoritas Indonesia dan tim pencarian serta penyelamatan yang terlibat dalam operasi pencarian di Gunung Dukono.
“Kementerian Luar Negeri menyampaikan penghargaan mendalam kepada otoritas Indonesia, khususnya tim pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari lebih dari 150 personel, atas upaya mereka di tengah kondisi yang sangat sulit dan berbahaya,” tulis pernyataan tersebut.
Sebelumnya, proses pencarian dilakukan di area Gunung Dukono yang dikenal memiliki medan berat dan aktivitas vulkanik yang masih aktif. Gunung Dukono telah meletus lebih dari 200 kali sejak Maret tahun lalu. Sebelumnya, pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan agar tidak mendaki gunung tersebut karena alasan keselamatan. Letusan terbaru terjadi pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIB, saat beberapa orang sedang melakukan pendakian pagi hari.
Sementara itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) berhasil menemukan 17 orang pendaki yang sempat hilang saat erupsi terjadi.
