Jakarta, IDN Times – Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (26/3/2026) mengumumkan rencana pencantuman tanda tangan Presiden Donald Trump pada uang kertas dolar AS. Kebijakan ini menjadikan Trump sebagai presiden pertama yang masih menjabat dengan tanda tangan tercantum pada mata uang resmi.
Selama ini, uang kertas di AS hanya memuat tanda tangan Menteri Keuangan dan Bendahara. Dalam aturan baru, tanda tangan Trump ditambahkan sementara tanda tangan Bendahara dihapus, perubahan yang belum pernah terjadi sejak 1861 dan dikaitkan dengan peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli 2026 atau Semiquincentennial, dikutip The Guardian.
