Jakarta, IDN Times - Tentara Amerika Serikat diduga memakai data rahasia pemerintah untuk memenangi taruhan saham sebesar 409 ribu dolar AS atau Rp7 miliar. Menurut keterangan Kejaksaan AS pada Kamis (23/4/2026), aksi tersebut dilakukan di situs bernama Polymarket.
Polymarket sendiri merupakan salah satu situs pasar taruhan berbasis teknologi blockchain tersbesar di dunia. Di situs ini, pengguna bisa membeli dan menjual saham berdasarkan hasil prediksi peristiwa yang terjadi di dunia nyata. Peristiwa itu mencakup berbagai topik, mulai dari politik (seperti pemilu), olahraga, ekonomi, hingga budaya populer.
Jika peristiwa tersebut benar-benar terjadi, maka harga saham yang dibeli pengguna akan naik. Begitu pula sebaliknya.
