Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut berbagai pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan 1701 masih terus terjadi di lapangan. Pelanggaran tersebut datang dari berbagai arah, termasuk serangan lintas wilayah serta kehadiran militer yang tidak sesuai dengan ketentuan resolusi.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix mengatakan keberadaan militer Israel di wilayah Lebanon juga disebut sebagai bagian dari pelanggaran yang terjadi.
“Kami juga melihat keberadaan IDF di Lebanon, yang dengan sendirinya merupakan pelanggaran,” kata Lacroix dalam keterangannya kepada media, Selasa (31/3/2026).
PBB menegaskan, konflik yang terjadi di Lebanon tidak dapat diselesaikan melalui jalur militer. PBB menilai solusi politik menjadi satu-satunya jalan untuk mengakhiri ketegangan yang terus meningkat di kawasan tersebut.
