Presiden Argentina Javier Milei (kanan) saat mengunjungi Israel pada 2024. (Casa Rosada (Argentina Presidency of the Nation), CC BY 2.5 AR <https://creativecommons.org/licenses/by/2.5/ar/deed.en>, via Wikimedia Commons)
Presiden Argentina Javier Milei menjadi pemimpin negara yang paling cepat merespons positif ajakan Trump. Ia merasa terhormat menerima undangan untuk menjadi anggota pendiri Dewan Perdamaian Gaza dan langsung membagikan surat tawaran tersebut ke publik melalui media sosial.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menerima undangan malam ini bagi Argentina untuk bergabung, sebagai Anggota Pendiri, di Dewan Perdamaian, sebuah organisasi yang dibentuk oleh Presiden Trump untuk mempromosikan perdamaian abadi di wilayah yang dilanda konflik, dimulai dengan Jalur Gaza,” ungkap Milei, dilansir The Hill pada Sabtu (17/1/2026).
Sementara itu, juru bicara kepresidenan Turki, Burhanettin Duran, mengonfirmasi bahwa Erdogan juga diundang sebagai anggota pendiri. Ankara belum memberikan keputusan final, tetapi Erdogan dilaporkan kemungkinan akan bergabung.
Di sisi lain, Mesir mengambil sikap lebih hati-hati. Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, mengatakan Kairo sedang meninjau undangan untuk Presiden Sisi. Selain nama-nama di atas, Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga telah menerima tawaran untuk berpartisipasi dalam dewan itu.